KEPOMPONG ITU
semisal
dalam garba pertapaan
bergelantung
tanpa sehelai udara
mengekang
diri tanpa kata
:
segala raga dalam kesunyian
detak-detak
waktu hanya asa
membelai
puncak binar mata
pada
kepak penuh warna
: di
antara mekar bunga-bunga
rasa
sirna dalam hasrat
berselubung
luka yang fana
pasrah
bersimpuh dalam munajat
: cinta
menyemayam di dada
kepompong
itu serupa ayat-ayat
meraba
di relung-relung rasa
kemana
jiwa akan berpanjat
: agar
ruh menyapa surga
Mojokerto,
9 Maret 2020
Tidak ada komentar:
Posting Komentar